Hai, Saya Anto Agung Pratama !
Panggil saja Anto atau mbaheariel atau si Tampan haha, Happy Blogging! ^_^
Write as 'Crazy' as you can !
Iseng, sehabis pulang kuliah tadi gue niat mau nyari makan, muter-muter pamulang gue nyari menu yang nggak dijual, dan pilihan gue jatuh ke warung angkringan yang anehnya masang lampu terang benderang, biasanya kan angkringan masang lampu kuning 5 watt. Begitu masuk, gue disuguhin menu mainstream angkringan, yap, nasi kucing,gorengan,sate keong,sate puyuh dan beberapa sate yang nggak gue cobain. Awalnya gue nggak terlalu mikir apakah rasa makanan yang dijual enak apa enggak,yang gue pikir, gue pengen nyobain makan di angkringan, seumur-umur belum pernah gue makan di tempat yang begitu kondang di tempat asalnya ini,Yogyakarta.
Insting laper menuntun gue buat ngambil 2 bungkus nasi kucing (note: lauknya bukan kucing meen,cuma teri ama tongkol), 2 tusuk sate puyuh,1 tusuk sate keong ditambah gorengan 2 biji. Puas ? belom meen, gue nambah 2 bungkus nasi ikan teri lagi pake lauk popcorn 2 biji gorengan, dan akhirnya gue puas menyantap makan malam.
Entah gara-gara abis makan di angkringan atau bukan, pikiran gue jadi ngelantur, gue mikir gimana jadinya kalo angkringan dikonsep dan dijadikan franchise seperti rumah makan yang telah menjamur memenuhi pilihan masyarakat. Yap, maksud gue, kalo KFC,McD, sampe AW yang nyediain makanan yang bikin eneg siap saji saja bisa membuka beberapa cabang hanya dalam satu kota, harusnya angkringan juga bisa dong menggunakan konsep ini ?
Konsep waralaba (franchise) bukan merupakan konsep yang baru,bahkan merupakan
suatu konsep bisnis yang cukup mempunyai sejarah yang panjang jauh ke belakang. Kata
franchise diambil dari bahasa Perancis yang artinya kejujuran, bebas, kebebesan, untuk
membebaskan (lihat definisi franchise).
Pada abad pertengahan, awal kemunculan franchising di Eropa ditandai oleh hubungan
antara para tuan tanah dan buruh atau budak-budak mereka. Para tuan tanah memberikan
hak kepada buruh atau budak untuk mengolah lahan, berburu, menjual hasilnya, atau
melakukan bisnis para tuan tanah di lahan tersebut.
Isaac M. Singer (1811-1875) menandai munculnya franchise di Amerika dengan bisnis
mesin jahitnya. Dia menggunakan franchise untuk menambah jangkauan distribusi
pasarnya dengan cepat. Format franchisenhya adalah dengan memberikan hak penjualan
mesin jahitnya dan tanggung jawab pelatihan kepada franchisee-nya. Wikipedia
![]() |
Gerobak capuccino cincau |
![]() |
Tahu Hot |
![]() |
gerobak Cilok |
Sesungguhnya dalam gerobak-gerobak itu tersembunyi jiwa-jiwa pemberontak yang siap meledak,meledek keangkuhan tukang jualan ayam yang rasanya anyep itu. -Dadang, Tukang Tahu Pedes Pamulang-
Hai, Terima kasih sudah sudi meluangkan waktu kalian membaca tulisan di blog ini. Apabila kalian membaca ini berarti kalian telah sampai di ujung tulisan, monggo mampir dan silaturrahmi lewat kolom komentar. ^__^ \m/
Pemikiran yg berani. Di Jawa Pos kemarin dibahas ttg seseorang yg berhasil menyulap warkop yg notabene "remang2" jd setara dg kafe. Bhkan dia berhasil sukses di 3 kota besar.
BalasHapusiya nih kang, berani sekaligus spekulasi, pasalnya banyak penggerak UKM di sekeliling saya yang kurang berani memajukan usahanya, hanya berjalan ditempat
BalasHapussebuah kemajuan jika menengok beberapa tahun ke belakang, memang harus diimbangi dengan inovasi untuk memperkuat daya saing.
BalasHapus