Hai, Saya Anto Agung Pratama !
Panggil saja Anto atau mbaheariel atau si Tampan haha, Happy Blogging! ^_^
Write as 'Crazy' as you can !
Tak masalah dari tulang rusuk lelaki mana kau diciptakan, pada akhirnya tulang punggung ku lah yang nanti akan mengokohkan rumah tangga kita, #eeaa. -Ramond, Tukang Kunci-
Kita kerapkali menganggap do'a mempunyai kuasa tawar menawar dengan Tuhan, seolah-olah kita berkata, “Wahai Tuhan! Aku sudah membuat tuntutan maka Engkau wajib memenuhinya. Aku sudah beramal maka Engkau wajib membayar upahnya!”
Siapakah yang berkedudukan sebagai Tuhan, kita atau Allah SWT ?
Sekiranya kita tau bahwa diri kita ini adalah hamba, maka ikhlaslah menjadi hamba dan jagalah sopan santun terhadap Tuan. Hak hamba ialah rela dengan apa saja keputusan dan pemberian Tuannya.
Doa adalah penyerahan, bukan tuntutan. -Kyai Jarkoni-
Kampret,Kampret,Kampret, tulisan gak bermanfaat. -Wuching,Tukang Baso-
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,Dalam agama yang saya anut ada sebuah potongan surat yang menyatakan "Bagiku Agamaku dan Bagimu Agamamu" ,dan dalam agama yang saya anut pula ada banyak penganut yang mencampuri agama lain dengan menhakimi bahwa selain agamanya adalah salah. Jadi agama yang benar itu yang mana ?
Maaf Tuhan, dengan lancang aku menyurati-Mu wahai Tuhan Yang Maha Kasih dan mengucapkan salam ala agama yang aku anut. Tak kan panjang isi suratku ini, jadi sempatkanlah untuk membacanya walaupun apa yang ada didalamnya hanya celotehan dari seorang makhluk kecil-Mu ini.
Didunia tempat aku dan makhluk lainnya tinggal banyak orang bertikai dan berkelahi dengan alasan agar nama agamanya tak direndahkan, ada pula yang bertikai karena alasan agamanya lah yang paling benar dan turun langsung dari tangan-Mu, lantas apa tujuan-Mu wahai Tuhan menciptakan agama ? untuk menuntun manusia dengan segala tuntunan baik yang diajarkannya atau dengan ajaran fanatiknya ?
Wahai Tuhan, jikalau benar apa yang dikatakan oleh bapak yang ada difoto itu bahwa satu agama memiliki satu Tuhan, ada berapa banyakkah Engaku diatas sana ? dan jika benar, apakah Engkau pula yang membuat kami dan mengatur kami agar bertikai dan berkelahi atas nama agama-Mu ? ataukah Engkau yang diatas sana juga sedang berkelahi kasrena merasa agama ciptaan-Mu yang paling benar ? Tuhan, jika Engkau jamak, janganlah kau libatkan kami,makhluk-Mu, kedalam pertikaian-Mu "Sesama Tuhan" !
Namun aku masih memegang logika bodohku bahwa Tuhan adalah satu, Tak ada Tuhan khusus agama tertentu, tak ada pula Tuhan khusus untuk warna kulit tertentu, dan tak ada Tuhan khusus untuk ras tertentu, Tuhan itu satu untuk seluruh alam semesta.
Tuhan, jika dalam suratku kali ini banyak kalimat bodoh yang aku tulis, sudikah Engkau mengampuniku ?
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Agama menuntun umatnya menjadi lebih beradab bukan merubahnya menjadi biadab. -Aceng, Tukang Gorengan-
Mata memerlukan cahaya untuk bekerja, karena itulah Tuhan selalu mengulangi putaran bumi setiap paginya.dan Bukankah Tuhan-Mu pula yang membuka matamu agar engkau melihat bahwa tanpa kau mintapun Ia selalu tahu yang kau butuhkan. -Udin Copet-